Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2018

Sebuah Perenungan dari Kota Musik: 'The City of Batang Kayu'

'Batang kayu,' begitu istilah yang ditujukan kepada penonton acara musik di Ambon. Jujur saja, pengalaman saya menonton acara musik di kota Ambon memang tidak banyak. Terhitung selama tiga bulan ini tinggal di kota Ambon, saya sempat datang ke 'konser kecil' yang diadakan oleh FIS DUO dan acara peluncuran album Amboina Bananas, yang keduanya diadakan di D'Lekker Food Court, Tanah Tinggi.
Pengalaman menonton kedua acara tersebut, asyik sekali. Paling tidak, saya tidak menemukan istilah penonton yang 'batang kayu' tadi. Saya justru mendapati penonton yang hanyut ke dalam setiap lagu dan performa dari musisi di panggung. Banyak yang ikut menyanyi, joged kecil, dan juga bertepuk tangan. Bahkan interaktif intim khas musisi dan penonton terjadi dengan natural dan tidak dibuat-buat. Hingga penilaian saya berubah.
Pada perhelatan musik, Amboina International Bamboo Music Festival, yang baru saja lewat dua hari kemarin, saya punya sebuah pengalaman lain. Kali ini s…