Skip to main content

SOFTEAST: Dan Kau Memilih Dia




SOFTEAST di peluncuran single mereka di workshop coffee ambon, maret lalu. foto oleh SJzand.


SOFTEAST: band idola masa kini yang terdiri dari Michael Pelupessy, Aditya Titaley, Marvil Lewaherilla, dan Helmy Leinussa ini, Maret lalu baru saja meluncurkan single terbaru mereka 'Dan Kau Memilih Dia' single-nya bisa kamu unggah di sini, yuk simak sedikit obrolan hangat di balik single ini bersama mereka.

Siapa pencipta lagu ini dan cerita apa di balik lagu ini (ada pengalaman pribadi kah di balik lagu ini?)

Lirik Dan Kau Memilih Dia ditulis oleh Ido Kainama bersama keyboardist SOFTEAST Rhiofaldo. Lagu ini merupakan pengalaman pribadi Ido yang ketika itu baru saja ditinggalkan sang kekasih.

Berapa lama proses dari pembuatan lirik, aransemen, kemudian direkam, apakah ada kesulitan ketika mengerjakan single ini?

Penulisan liriknya sekitar bulan Maret. Proses rekaman sekitar dua bulan. Hambatan terbesar adalah masalah waktu, karena kesibukan masing-masing personil sehingga proses yang tadinya bisa satu bulan, terhambat menjadi sekitar dua bulan.

Bagaimana kesan SOFTEAST ketika akhirnya meluncurkan single perdana? lalu yang paling ditunggu-tunggu, kapan album keluar?

Puji syukur, kami bahagia karena pada akhirnya orang banyak bisa menikmati karya kami. Setelah ini rencananya kami akan mengeluarkan single kedua. Untuk album perdana masih dalam proses pengumpulan materi dan mengatur jadwal rekaman. Doakan semoga materi album kami segera rampung.

SOFTEAST akan tampil di acara Senandung Beta, galeri Indonesia Kaya, bersama Jordy Waelauruw dan Albert Fakdawer, bagaimana persiapan SOFTEAST sejauh ini? dan rencananya akan membawakan berapa lagu di sana?



Sebelum ke Jakarta, kami sudah berlatih di Ambon, dan kami dijadwalkan latihan sekali lagi bersama Albert dan Jordy. Kami akan membawakan kurang lebih tujuh lagu dari timur Indonesia. Dan sekalian promo single perdana kami.

Jika single perdana SOFTEAST ini ibarat 'pantai yang ada di Maluku,' kira-kira ini pantai apa dan kenapa?

Pantai Pasir Putih di Tual. Karena pantainya jauh dan tidak mudah dijangkau tapi bikin penasaran dan kalau sudah berada di sana dijamin hati sejuk dan pasti ingin kembali lagi.









Comments

Popular posts from this blog

MANUMATA Dekat di Mata Tinggal di Hati

Manumata, artinya satu atap atau berasal dari satu mata rumah. “Karena katong samua basudara.” Filosofi inilah yang menjaga Manumata sebagai sebuah grup hip-hop  dan berhasil membawa mereka tinggal di hati banyak orang.

Pertama kali saya melihat Manumata tampil di panggung pada tahun 2015, dalam sebuah acara yang digelar di Pattimura Park. Karena mereka tinggal dan berasal dari ‘satu atap’ yang sama, Manumata lekas menarik perhatian saya dengan kekompakan mereka ketika di panggung.

Pada suatu petang, saya berkesempatan mengunjungi basecamp Manumata di kawasan Air Putri-Ambon untuk mengobrol dengan empat anak keren ini. Manumata yang terdiri dari Friti Putreisya Riry (Uthe, 13 tahun), Johanes Philipus Eurilwen Petrusz (Jho, 13 tahun), Everd Arnold Riry (Ever, 15 tahun), dan Oscar Imanuel Lena (Oscar, 12 tahun), selalu mampu mengambil hati penonton dari atas panggung. Bukan hanya muda, lincah, mereka juga energik dan penuh percaya diri.

Ternyata keluwesan mereka di atas panggung sudah terb…

Tunjukkan Apa yang Kita Cintai Dari Atas Panggung

GRIZZLY CLUIVERT NAHUSULY mulai menyayangi Hip Hop sejak ia masih duduk di kelas tiga SMP. Di tengah-tengah pencarian jati dirinya, Icy, begitu ia disapa, menemukan Hip Hop. Ia merasa tidak hanya menemukan apa yang selama ini ia gemari, ia justru menemukan dirinya sendiri.
"Saya sempat gabung di dalam paduan suara, dan kemudian saya temukan satu warna, yang rasanya saya banget, karena musiknya tidak terlalu mengandalkan suara yang merdu. Akhir 2010, saya tertarik, dan mulai mengikuti sebuah lomba namanya, BKKBN rap contest." Icy memulai ceritanya pada satu petang yang syahdu sambil menyeruput kopi hitam.
Dengan bekal binaan Hanny Wattimena (Hanny, seorang musisi Hip Hop 90-an), Hanny mendedikasikan waktunya untuk mengajar vokal, penguasaan panggung, dan bagaimana berinteraksi di panggung.
"Jam latihan kami waktu itu, biasanya jam 9 malam ke atas. Sejak saat itulah kecintaan saya terhadap Hip Hop mulai menjadi-jadi. Saya merasa bisa berekspresi dengan sesuatu yang membua…

Cidade De Amboino : Lewat Rap Mari Melakukan Kebaikan!

CIDADE DE AMBOINO atau CDArap adalah salah satu dari sekian banyak grup maupun komunitas rap yang berdomisili di kota Ambon. 
Beranggotakan, Berixter Marceloy Tiwery a.k.a Q’Angel, Norman Schawarzkopf Angwarmase a.k.a Noro/Baik’ MC, Nathanel G Tuju a.k.a Ghey’C, Mozes Muskitta a.k.a Oceez, Ryo Diasz a.k.a RDZ, Klinton Tumangken a.k.a KLYN, Maryos Siahaya a.k.a i’OZ.  
Tapi sore itu saya hanya berhasil meng-interview tiga orang di antara ke tujuh personil. Simak interview saya dengan mereka, berikut ini. 
TR: selamat sore, kalau boleh mengutip seorang teman bahwa passion adalah sesuatu yang membakar diri kita dari dalam, nah kira-kira, apa yang menjadi passion dari teman-teman semua, baik itu dalam hal musik, hip-hop, rap, atau apapun?
RDZ: sebagai anak muda, kita suka melakukan banyak hal. Kita bergairah dengan hal itu. Tapi kalau bicara soal rap yang saat ini CDArap tekuni, orang-orang mulai menekuni bikin rima, bikin lirik. Awalnya, saya tidak punya motivasi lain, sama-sama asik saja, d…