Roesda Leikawa : Maluku itu Aman, Manis, dan Ngangenin











Apa sih sebenarnya yang jadi passion kamu? 

Menulis.

Menurut kamu penting nggak sih jika anak muda harus punya passion? 

Iya sangat penting. Anak muda harus punya passion, supaya mereka lebih mengenal apa yang mereka sukai dan apa yang paling penting dalam hidup mereka.

Apakah profesi kamu sekarang?

Staff konsultan dan apakah profesi itu mengubah hidup kamu? Ya sedikit mengubah.

Adakah hal lain lagi yang ingin kamu capai dalam beberapa tahun kedepan?  

Saya ingin membuat buku dan ingin punya yayasan di bidang literasi. 

Apa pendapat kamu tentang "membangun Maluku" atau "membangun kampung halaman"?

Membangun Maluku atau kampung halaman adalah satu kewajiban bagi setiap anak daerah, membagun Maluku tidak harus menunggu ajakan orang lain, atau menunggu menjadi orang kaya. Tapi dimulai dari hati yang tulus untuk bergerak melakukan kebaikan-kebaikan kecil yang bisa menjadi virus untuk hal-hal besar. Membangun Maluku tidak selalu identik dengan harus mendirikan bangunan mewah tetapi harus membangun manusianya juga, dengan mencerdaskan generasi muda untuk persiapan SDM ke depan. Membangun Maluku juga adalah memperhatikan kaum perempuan, sebab jika perempuannya cerdas dan kreatif, maka sudah dijamin daerah kita akan lebih maju.

Bagaimana pendapat kamu tentang anak muda Maluku pada saat ini? 

Anak muda Maluku saat ini sudah cukup lebih maju, namun kesadaran untuk berkreatifitas dan peduli pada pengembangan kapasitas diri masih sangat sedikit.

Tempat favorit kamu kalau sedang liburan ke Maluku (berada di kota Ambon) dan kenapa? 

Pantai selalu menjadi tempat favorit saya saat liburan, karena dengan memandang laut akan banyak insipirasi yang muncul.

Siapa inspirasi terbesar buat kamu? 

Orang tua.

Apa harapan kamu terhadap Maluku? 

Semoga kedepannya Maluku makin maju untuk semua bidang terutama moral anak daerah tidak terinfeksi dengan hal-hal negatif dari budaya luar. Serta terus mempertahankan budaya Pela Gandong, rasa sayange antar orang basudara. 

Comments