Skip to main content

Aldha Assagaf : Maluku itu Manise, Damai, dan Berkembang







Apa sih sebenarnya yang jadi passion kamu? 

Saya merasa passion saya ada di menulis dan mengajar.

Menurut kamu penting nggak sih jika anak muda harus punya passion? 

Jelas penting, sebab dari passion itu yang akan membantu meraih dan mewujudkan mimpi.

Apakah profesi kamu sekarang? dan apakah profesi itu mengubah hidup kamu?

Profesi saat ini, sementara saya menjadi konsultan di salah satu kantor konsultan di Maluku. Apa profesi mengubah hidup? Alhamdulillah, iya. Dari profesi baru ini banyak ilmu baru yang ditekuni dan in sha Allah akan bermanfaat kedepannya.

Adakah hal lain lagi yang ingin kamu capai dalam beberapa tahun kedepan? 

Ada, saya ingin melanjutkan studi S2 dan menjadi pengajar.

Apa pendapat kamu tentang "membangun Maluku" atau "membangun kampung halaman"?

Membangun Maluku menurut saya adalah suatu upaya yang perlu anak muda lakukan sehingga Maluku mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga tingkat internasional. Sebab adalah tanggung jawab kita selaku anak daerah untuk membesarkan nama daerah.

Bagaimana pendapat kamu tentang anak muda Maluku pada saat ini? 

Saat ini, anak muda Maluku sudah mulai banyak yang peka, banyak anak muda Maluku yang berprestasi dan mengharumkan nama Maluku bahkan sampai ke dunia internasional. Semangat ini yang harus terus menerus dipupuk, sama-sama berjuang sesuai passion masing-masing untuk mengharumkan Maluku.

Tempat favorit kamu kalau sedang liburan ke Maluku (berada di kota Ambon) dan kenapa? 

Biasanya saya lebih banyak menjejakkan kaki di pantai setiap kali liburan. Pantai yang paling sering di datangi pantai Liang, Natsepa, Pintu Kota. Kenapa? Karena melihat birunya laut Maluku berpadu dengan pemandangan yang luar biasa indahnya membuat kedamaian tersendiri dalam hati. Mendengar debur ombak, merasakan sejuknya udara pantai memberi semangat baru untuk menjalani aktivitas setelah liburan.

Siapa inspirasi terbesar buat kamu? 

Tidak ada inspirator terhebat selain kedua orang tua yang sudah dengan setia selama puluhan tahun membentuk karakter anak-anaknya.

Apa harapan kamu terhadap Maluku? 

Semoga ke depan Maluku menjadi daerah timur yang lebih dilihat tidak hanya oleh mata nasional tetapi juga internasional, berkembang pesat dengan segala sarana dan prasarana penunjang, dan semoga laboratorium perdamaian segera terwujud di negeri para raja-raja ini.

Comments

Popular posts from this blog

MANUMATA Dekat di Mata Tinggal di Hati

Manumata, artinya satu atap atau berasal dari satu mata rumah. “Karena katong samua basudara.” Filosofi inilah yang menjaga Manumata sebagai sebuah grup hip-hop  dan berhasil membawa mereka tinggal di hati banyak orang.

Pertama kali saya melihat Manumata tampil di panggung pada tahun 2015, dalam sebuah acara yang digelar di Pattimura Park. Karena mereka tinggal dan berasal dari ‘satu atap’ yang sama, Manumata lekas menarik perhatian saya dengan kekompakan mereka ketika di panggung.

Pada suatu petang, saya berkesempatan mengunjungi basecamp Manumata di kawasan Air Putri-Ambon untuk mengobrol dengan empat anak keren ini. Manumata yang terdiri dari Friti Putreisya Riry (Uthe, 13 tahun), Johanes Philipus Eurilwen Petrusz (Jho, 13 tahun), Everd Arnold Riry (Ever, 15 tahun), dan Oscar Imanuel Lena (Oscar, 12 tahun), selalu mampu mengambil hati penonton dari atas panggung. Bukan hanya muda, lincah, mereka juga energik dan penuh percaya diri.

Ternyata keluwesan mereka di atas panggung sudah terb…

Tunjukkan Apa yang Kita Cintai Dari Atas Panggung

GRIZZLY CLUIVERT NAHUSULY mulai menyayangi Hip Hop sejak ia masih duduk di kelas tiga SMP. Di tengah-tengah pencarian jati dirinya, Icy, begitu ia disapa, menemukan Hip Hop. Ia merasa tidak hanya menemukan apa yang selama ini ia gemari, ia justru menemukan dirinya sendiri.
"Saya sempat gabung di dalam paduan suara, dan kemudian saya temukan satu warna, yang rasanya saya banget, karena musiknya tidak terlalu mengandalkan suara yang merdu. Akhir 2010, saya tertarik, dan mulai mengikuti sebuah lomba namanya, BKKBN rap contest." Icy memulai ceritanya pada satu petang yang syahdu sambil menyeruput kopi hitam.
Dengan bekal binaan Hanny Wattimena (Hanny, seorang musisi Hip Hop 90-an), Hanny mendedikasikan waktunya untuk mengajar vokal, penguasaan panggung, dan bagaimana berinteraksi di panggung.
"Jam latihan kami waktu itu, biasanya jam 9 malam ke atas. Sejak saat itulah kecintaan saya terhadap Hip Hop mulai menjadi-jadi. Saya merasa bisa berekspresi dengan sesuatu yang membua…

Cidade De Amboino : Lewat Rap Mari Melakukan Kebaikan!

CIDADE DE AMBOINO atau CDArap adalah salah satu dari sekian banyak grup maupun komunitas rap yang berdomisili di kota Ambon. 
Beranggotakan, Berixter Marceloy Tiwery a.k.a Q’Angel, Norman Schawarzkopf Angwarmase a.k.a Noro/Baik’ MC, Nathanel G Tuju a.k.a Ghey’C, Mozes Muskitta a.k.a Oceez, Ryo Diasz a.k.a RDZ, Klinton Tumangken a.k.a KLYN, Maryos Siahaya a.k.a i’OZ.  
Tapi sore itu saya hanya berhasil meng-interview tiga orang di antara ke tujuh personil. Simak interview saya dengan mereka, berikut ini. 
TR: selamat sore, kalau boleh mengutip seorang teman bahwa passion adalah sesuatu yang membakar diri kita dari dalam, nah kira-kira, apa yang menjadi passion dari teman-teman semua, baik itu dalam hal musik, hip-hop, rap, atau apapun?
RDZ: sebagai anak muda, kita suka melakukan banyak hal. Kita bergairah dengan hal itu. Tapi kalau bicara soal rap yang saat ini CDArap tekuni, orang-orang mulai menekuni bikin rima, bikin lirik. Awalnya, saya tidak punya motivasi lain, sama-sama asik saja, d…