Edisi Pulang Kampung Yamtel [Bag 1]







Liburan akhir tahun ini, saya berkesempatan untuk mengunjungi Tual, Maluku Tenggara, untuk nantinya menuju ke Yamtel, kampung kedua orang tua saya. Beruntung sekali, karena perjalanan kali ini saya ditemani Ayah saya. 

Dari Ambon, kami naik kapal Tidar. Terus terang, terakhir kali saya naik kapal itu lima belas tahun yang lalu. Ketika saya lulus sekolah di tahun dan hendak melanjutkan sekolah ke Jawa. 

Kami naik kelas Ekonomi. Ayah saya mencari tempat tidur di lorong buntu kapal. Perjalanan dari Ambon ke Tual hanya membutuhkan satu malam ditambah beberapa jam. Dan tidur di lorong bukan masalah. 


Ini sedikit pemandangan dari atas kapal Tidar. 



Lautan biru sepanjang mata memandang. 


Sebuah gereja di Kampung Ohoidertawun, Tual. 


Pantai pasir panjang yang tersohor itu. Dengan pasir yang begitu halus, sehingga bisa dipakai untuk maskeran. 


Masih dari Kampung Ohoidertawun. 


Ketika bermain di Ohoi Evu. Tempat permandian, seperti bendugan, yang filosofinya berasal dari rambut nenek sepanjang air yang mengalir. 

Comments