Skip to main content

Yehuda Manusama: Maluku itu Bersih, Rhythmic, Dance










Apa sih sebenarnya yang menjadi passion kamu? 

Passion aku memberikan hiburan yang positive untuk banyak orang. Kira kira dari SMA aku sudah tahu hal ini. Makanya pendidikan setelah SMA juga terarah.

Menurut kamu penting nggak sih jika anak muda harus punya passion? 

Penting banget. Terutama punya visi yang jelas tentang mengelolah apa yang menjadi passion kita. Hal itu akan buat hidup lebih hidup.

Kamu bermusik, ceritakan soal bermusik, apa yang menginspirasi kamu, lalu kamu juga sempat menjadi MD untuk beberapa artis, dan berkolaborasi dengan beberapa project, ceritakan tentang project project itu ya? 

Musik sudah jadi hal yang sangat menyenangkan buat aku sejak 3 sd. Instrument yang pertama aku pelajari adalah guitar. Satu hari dulu dirumahku di daerah karang panjang (Ambon), sebelum papaku kekantor aku di ajarin 3 chords : E major, A major (add9), dan B major. Pengalaman ini membuat kecintaanku pada musik terus bertumbuh sampai akhirnya aku memutuskan untuk kuliah di jurusan Music Production and Technology di International College of Music (Malaysia). Begitu banyak pengalaman yang aku dapat dari belajar di negeri orang. Aku dapat banyak kesempatan kerja disana, mulai dari memprogram ringtone polyphonic, hingga bekerja untuk beberapa Music Director ternama Malaysia seperti Aubrey Suwito, dan Sharon Paul. Di tahun terakhir studiku, aku aktif dalam penulisan musik untuk gambar bergerak. Pengalaman ini juga yang mendorong aku untuk mempunyai studio sendiri di Indonesia seperti tempat kerjaku di Malaysia. Tidak mudah membuka studio di Jakarta. Dalam 3 bulan pertama, clientku belum banyak, aku di tipu beberapa penyanyi. Ada penyanyi yang terlibat dalam sebuah acara musik di salah satu stasiun TV. Dia memaksa untuk segera mendapatkan master stereo track sebelum ada pelunasan. 3 hari setelah acara dia berlagak lupa, seminggu kemudian nomornya diganti, account social medianya hilang sampai hari ini. Managernya pun nggak tau kemana. Pengalaman ini buat aku belajar untuk buat SOP yang benar.


Ada hal lain lagi yang pingin kamu capai dalam beberapa tahun kedepan? Pernahkah berpikir untuk bekerja formal (kantoran)? 

Aku pingin punya tempat yang lebih besar. Kebutuhan studio kini semakin meningkat, bukan hanya di audio, beberapa bulan terakhir mulai berdatangan client yang ingin dibuatkan video live recording mereka di studio. Dari situ kami mulai merambat ke pembuatan video karaoke, sampai iklan perusahaan di youtube. 

Apa pendapat kamu tentang "membangun Maluku" atau "membangun kampung halaman"? 

Membangun Maluku menurut aku akan sangat baik kalo dimulai dari pendidikan. Membangun mental tangguh pada generasi penerus yang akan memimpin bangsa ini ketempat yang lebih baik. Sumber daya alam kita melimpah, sampai di curi curi orang luar.

Bagaimana pendapat kamu tentang anak muda Maluku pada saat ini? 

Banyak yang berprestasi. Bukan hanya di Indonesia, di luar negeri pun banyak. Membanggakan. Kita harus bisa lebih baik dari generasi sebelumnya.

Tempat favorit kamu kalau sedang liburan ke Maluku (berada di kota Ambon) dan kenapa? 

Rumah orang tua. Aku bisa berhari hari didalam rumah. Nonton TV, makan, cerita cerita, baca dan nggak merasa bosan. Ora beach yang kedua. Rumah Kopi Joas yang ketiga.

Siapa inspirasi terbesar buat kamu? 

Para Nabi. Terutama Nabi Isa. Aku jauh dari sempurna, tapi aku berusaha untuk ikut jalan Dia.

Apa harapan kamu terhadap Maluku? 

Generasi penerus mampu mengelolah kekayaan yang luar biasa. Jadi raja di tanah sendiri.


Comments

Popular posts from this blog

Tunjukkan Apa yang Kita Cintai Dari Atas Panggung

GRIZZLY CLUIVERT NAHUSULY mulai menyayangi Hip Hop sejak ia masih duduk di kelas tiga SMP. Di tengah-tengah pencarian jati dirinya, Icy, begitu ia disapa, menemukan Hip Hop. Ia merasa tidak hanya menemukan apa yang selama ini ia gemari, ia justru menemukan dirinya sendiri.
"Saya sempat gabung di dalam paduan suara, dan kemudian saya temukan satu warna, yang rasanya saya banget, karena musiknya tidak terlalu mengandalkan suara yang merdu. Akhir 2010, saya tertarik, dan mulai mengikuti sebuah lomba namanya, BKKBN rap contest." Icy memulai ceritanya pada satu petang yang syahdu sambil menyeruput kopi hitam.
Dengan bekal binaan Hanny Wattimena (Hanny, seorang musisi Hip Hop 90-an), Hanny mendedikasikan waktunya untuk mengajar vokal, penguasaan panggung, dan bagaimana berinteraksi di panggung.
"Jam latihan kami waktu itu, biasanya jam 9 malam ke atas. Sejak saat itulah kecintaan saya terhadap Hip Hop mulai menjadi-jadi. Saya merasa bisa berekspresi dengan sesuatu yang membua…

Weslly Johannes : Beta Sayang Kenangan

Weslly Johannes adalah seorang penyair. Ia mencintai kata-kata. Kesan pertama ketika bertemu dengannya adalah ia sangat teduh, seperti melihat lautan, ketika berlayar diatasnya, kemudian baru kita menemukan banyak sekali gelombang-gelombang. Ia menyukai, menghabiskan waktu di daerah sekitar rumahnya, di Ambon, yaitu pada bangku yang terletak di bawah pohon nangka, dari situ ia dapat melihat Tanjung Alang dan matahari tenggelam. Di sanalah kemudian puisi-puisinya lahir. Selain itu Teluk Kayeli, adalah tempat favoritnya, ketika menceritakan tentang Teluk Kayeli, ada rasa haru sekaligus rindu, seperti ingin selalu kembali ke sana. 
Saat ini ia tinggal di Saumlaki, Maluku Tenggara Barat, karena harus menyelesaikan proses Vikaris (proses sebelum kemudian menjadi seorang pendeta) dan kemudian saya adalah orang yang paling beruntung, ketika mendapatkan kesempatan mengobrol dengannya. 
Kata yang paling banyak kita temui di dalam puisi puisi Weslly Johannes yaitu kenangan. Manusia pada akhirnya …

Lebih Peka Dengan Keadaan Sekeliling

Syamsul Bahry Fakoubun atau lebih dikenal dengan nama Andrey Fakoubun, memulai konten youtube-nya dengan tajuk LOKAL VOKAL. Ia telah mewawancarai musisi, rapper, selebgram, hingga caleg muda asal kota Ambon. Molucca Project mengajak Andrey untuk chat dan membahas tentang apa sih yang ada di balik konten LOKAL VOKAL dan mengapa penting untuk mengabarkan kabar baik melalui video. Berikut wawancara singkat kami bersama Andrey:
Mengapa sih tertarik dengan membuat video youtube? Mengapa memilih untuk menjadi yutuber? Kira-kira menurutmu apa dampak besar dari sebuah video yang ditonton olah banyak orang?
Awalnya mau membuat video youtube, karena saya tidak punya skill. Pengetahun tentang sajak terbatas, musik terbatas. Bisa sih, tapi tidak ahli. Kemudian saya kenal dengan orang-orang yang kompeten di bidang itu semua. Nah, youtube saya ini adalah wadah untuk mengapresiasi mereka. Jadi walau tidak punya skill yang sama dengan mereka, saya punya cara lain untuk mengabarkan kepada kawan-kawan di…